Assalamualaikum wr.wb
Welcome guys...
Dipembahasan kali ini saya membahas materi Akuntansi Keuangan Lanjutan 1 yaitu "Persekutuan".
A. Pengertian Persekutuan
Persekutuan (Partnership) adalah penggabungan diantara dua orang (badan) atau lebih untuk memiliki bersama-sama dan menjalankan suatu perusahaan guna mendapatkan keuntungan atau laba.
B. Karakteristik Persekutuan
- Berusaha bersama-sama.
- Jangka waktu terbatas.
- Tanggung jawab yang tidak terbatas.
- Pemilikan kepentingan dalam persekutuan.
- Partisipasi (keikutsertaan) dalam laba persekutuan.
C. Macam-macam Bentuk Persekutuan
1. Klasifikasi atas dasar jenis usaha:
- Persukutuan perdagang
- Persekutuan non dagang
- Persekutuan umum
- Persekutuan terbatas
- Perusahaan-perusahaan saham patungan (joint stock companies)
- Nama persekutuan, pihak-pihak yang tersangkut dalam persekutuan, dan lokasi persekutuan.
- Tanggal keberlakuan pendirian persekutuan dan jangka waktu kontrak.
- Besarnya investasi dari masing-masing anggota.
- Hak dan kewajiban anggota.
- Buku-buku catatan dan laporan keuangan.
- Pembagian keuntungan.
- Hal-hal khusus yang menyangkut masalah pembebanan dan penerimaan imbalan jasa tertentu diantara para anggota, penarikan kembali modal yang disetor.
- Assuransi jiwa, kematian salah satu anggota.
- Penyelesaian apabila ada perselisihan, dan lain-lain.
E Akuntansi Terhadap Penyertaan Modal dalam Persekutuan
Soal 1
Tuan E, F dan G mendirikan suatu persekutuan dengan investasi masing-masing Rp.225.000; Rp.75.000; dan Rp.150.000. mereka setuju untuk membagi keuntungan atau kerugian dengan perbandingan yang sama. Apabila persekutuan mendapat laba Rp.270.000, maka rekening modal untuk masing-masing anggota menjadi sebagai berikut:
Kekayaan Bersih Modal E Modal F Modal G
Investasi Rp.450.000 Rp.225.000 Rp.75.000 Rp.150.000
Laba Rp.270.000 Rp.90.000 Rp.90.000 Rp.90.000
Jumlah Rp.720.000 Rp.315.000 Rp.165.000 Rp.240.000
Apabila persekutuan tersebut pada soal 1, menderita kerugian sebanyak Rp.270.000 maka rekening modal untuk masing-masing anggota akan menjadi sebagai berikut:
Kekayaan
Bersih Modal E Modal F Modal G
Investasi Rp.450.000 Rp. 225.000 Rp.75.000 Rp.150.000
Laba (Rp.270.000) (Rp. 90.000) (Rp.90.000) (Rp.90.000)
Jumlah Rp. 180.000 Rp. 135.000 (Rp. 15.000) Rp.60.000
Apabila persekutuan didirikan dengan menggabungkan beberapa perusahaan yang sudah berjalan, maka biasanya timbul beberapa persoalan, antara lain:
- Apakah melanjutkan salah satu pembukuan perusahaan terdahulu atau membentuk pembukuan tersendiri yang baru.
- Apakah perlu diadakan penilaian kembali terhadap posisi keuangan perusahaan terdahulu atau tidak.
Perusahaan ALAM
Neraca per 31 Desember 2015
Kas Rp.194.400 Piutang dagang Rp.240.000 CKP (Rp. 14.400) Rp.225.600 Pers. barang dagang Rp.256.800 Supplies kantor Rp. 19.200 Meubel & alat kantor Rp.144.000 Akm.penys (Rp.67.200) Rp.76.800 Rp.772.800 ======== | Hutang dagang Rp. 288.000 Modal Alam Rp.484.800 Rp.772.800 ========= |
Dalam pembentukan persekutuan ini Alam meminta beberapa syarat untuk merubah posisi keuangan yang dilaporkan pada neraca per 31 Desember 2015 sebagai berikut:
- Uang kas diambil seluruhnya oleh Alam.
- Piutang sebesar Rp.12.000 dianggap tidak tertagih dan harus dihapus. Cadangan kerugian piutang ditetapkan 3% dari saldo piutang yang baru.
- Persediaan barang yang ada dinilai kembali berdasar harga pasar sehingga nilainya menjadi Rp.319.200.
- Nilai pengganti meubel dan alat-alat kantor sebesar Rp.180.000 dan telah disusut sebesar 50%, dan dicatat berdasar nilai sehat sebesar Rp.90.000.
- Kepada Alam diberikan goodwill atas reputasi perusahaannya yang dinilai sebesar Rp.120.000.
- Mencatat pengambilan uang kas oleh Alam.
Modal Alam Rp.194.400
Kas Rp.194.400
- Mencatat penilaian kembali berbagai macam aktiva perusahaan Alam, sesuai dengan ketentuan yang disepakati.
CKP Rp.7.560
Persediaan barang dagang Rp.62.400
Akm.Penys.Meubel & alat kantor Rp.67.200
Goodwill Rp.120.000
Piutang dagang Rp. 12.000
Meubel & Alat kantor Rp.54.000
Modal Alam Rp.191.160
- Mencatat setoran modal Bima
Kas Rp.300.000
Modal Bima Rp.300.000
Jika persekutuan yang baru dibentuk membuka buku baru tersendiri.
- Mencatat kekayaan bersih perusahaan Alam, sebagai setoran modal kepada persekutuan.
Persediaan barang dagang Rp. 319.200
Supplies kantor Rp. 19.200
Meubel & alat kantor Rp. 90.000
Goodwill Rp. 120.000
CKP Rp. 6.840
Hutang dagang Rp. 288.000
Modal Alam Rp. 481.560
- Mencatat setoran modal Bima.
Kas Rp.300.000
Modal Bima Rp. 300.000
Neraca persekutuan A & B per 2 Januari 2016 menjadi sebagai berikut:
Persekutuan A &B
Neraca per 2 Januari 2016
Aktiva Lancar: Kas Rp.300.000 Piutang dagang Rp.228.000 CKP (Rp. 6.840) Rp.221.160 Persediaan barang dagang Rp.319.200 Supplies kantor Rp. 19.200 Jumlah Aktiva Lancar Rp.859.560 Aktiva Tetap: Meubel & alat kantor Rp. 90.000 Goodwill Rp. 120.000 Jumlah Aktiva Rp. 1.069.560 ======== | Hutang dan Modal: Hutang dagang Rp. 288.000 Jumlah Hutang lancar Rp.288.000 Modal: Modal Alam Rp.481.560 Modal Bima Rp.300.000 Rp.781.560 Rp.1.069.560 ======== |
F. Akuntansi Terhadap Kegiatan Usaha Persekutuan
Masalah akuntansi yang spesifik:
• Penentuan jumlah hak pemilikan relatif dari para anggota di dalam persekutuan.
• Pembagian laba (Rugi) persekutuan.
• Penyajian laporan keuangan.
Penentuan Jumlah Hak Pemilikan Relatif dari Para Anggota
Atas dasar kriteria “hubungan sebagai kreditur-debitur “ di satu pihak antara persekutuan dengan pemilik.
Dan “hak-hak para pemilik atau defisit modal di dalam persekutuan” di pihak lain.
Pembagian Laba (Rugi) di Dalam Persekutuan
Berbagai macam cara pembagian laba (rugi):
- Dibagi sama
- Dengan perbandingan atas dasar perjanjian
- Dengan perbandingan penyertaan Modal
- Mula-mula ditentukan bunga modal dari masing-masing anggota, selebihnya dibagi atas dasar perjanjian.
- Mula-mula diberikan gaji sebagai pemilik dan bonus kepada anggota yang aktif bekerja, sisanya dibagi atas dasar perjanjian.
- Mula-mula ditetapkan bunga untuk modal dari anggota, kemudian gaji sebagai pemilik dan bonus untuk anggota yang dianggap berjasa dan sisanya dibagi atas dasar perjanjian bersama.
Prive Ana | Modal Ana | |||
2015 | 2015 | |||
1/5 Rp.600.000 | 2/1 Rp.9.000.000 | |||
1/4 Rp. 3.000.000 | ||||
Prive Ani | Modal Ani | |||
2015 | 2015 | |||
31/5 Rp.1.050.000 | 2/1 Rp.12.000.000 | |||
1/6 Rp.3.000.000 | ||||
Prive Ina | Modal Ina | |||
2015 | 2015 | |||
15/5 Rp.1.350.000 | 2/1 Rp.15.000.000 | |||
1/4 Rp.26.250.0000 | ||||
1/8 Rp.23.250.000 | ||||
- Apabila laba (rugi) di bagi sama, maka jurnal untuk mencatat pembagian laba adalah sebagai berikut:
Laba & Rugi Rp.4.500.000
Prive Ana Rp.1.500.000
Prive Ani Rp.1.500.000
Prive Ina Rp.1.500.000
- Apabila laba (rugi) dilakukan dengan suatu perbandingan sebagai berikut:
Ana : Ani : Ina = 2 : 4 : 6
Maka jurnalnya:
Laba & Rugi Rp.4.500.000
Prive Ana Rp.750.000
Prive Ani Rp.1.500.000
Prive Ina Rp.2.250.000
- Apabila pembagian laba (rugi) dilakukan sesuai dengan perbandingan penyertaan modal masing-masing anggota.
Kemungkinan yang bisa ditempuh yaitu:
- Sesuai dengan perbandingan modal awal.
- Sesuai dengan perbandingan modal rata-rata.
- Sesuai dengan perbandingan modal akhir.
JIKA
a. Sesuai dengan perbandingan modal awal
Maka jurnalnya:
Laba & Rugi Rp.4.500.000
Prive Ana Rp.1.125.000
Prive Ani Rp.1.500.000
Prive Ina Rp.1.875.000
b. Sesuai dengan perbandingan modal rata-rata.
Maka jurnalnya:
Laba & Rugi Rp.4.500.000
Prive Ana Rp.1.012.500
Prive Ani Rp.1.237.500
Prive Ina Rp.2.250.000
Perhitungan:
Nama | Tgl mutasi | Saldo modal | Jangka waktu | Jumlah modal relatif |
Ana | 2 Jan | 9.000.000 | 3 bulan | 27.000.000 |
1 April | 12.000.000 | 9 bulan | 108.000.000 | |
135.000.000 | ||||
Ani | 2 Jan | 12.000.000 | 5 bulan | 60.000.000 |
1 Juni | 15.000.000 | 7 bulan | 105.000.000 | |
165.000.000 | ||||
Ina | 2 Jan | 15.000.000 | 3 bulan | 45.000.000 |
1 April | 41.250.000 | 4 bulan | 165.000.000 | |
1 Agt | 18.000.000 | 5 bulan | 90.000.000 | |
300.000.000 |
Pembagian laba:
Ratio pembagian laba Hak atas laba
Ana 135/600x4.500.000 1.012.500
Ani 165/600x4.500.000 1.237.500
Ina 300/600x4.500.000 2.250.000
Jumlah 600/600x4.500.000 4.500.000
- Apabila pembagian laba (rugi) dilakukan dengan memperhitungkan bunga modal untuk masing-masing penyertaan dan sisanya dibagi dengan perbandingan Ana : Ani : Ina = 4 : 4 : 2, bunga modal ditentukan sebesar 6% setahun dari modal rata-rata.
Perhitungan bunga modal untuk: (lihat perhitungan modal rata-rata)
Ana = 6% x 135.000.000/12 = 675.000
Ani = 6% x 165.000.000/12 = 825.000
Ina = 6% x 300.000.000/12 = 1.500.000
Pembagian laba:
Ana Ani Ina Jumlah
Bunga modal 675.000 825.000 1.500.000 3.000.000
Sisa Laba 600.000 600.000 300.000 1.500.000
Jumlah 1.275.000 1.425.000 1.800.000 4.500.000
Maka jurnalnya:
Laba & Rugi Rp.4.500.000
Prive Ana Rp.
Prive Ani Rp.
Prive Ina Rp.
- Apabila pembagian keuntungan dilakukan dengan terlebih dahulu menentukan gaji para pemilik yang setiap biulannya Ana, Ani, Ina, masing-masing menerima Rp.82.500, Rp.75.000, Rp.67.500. sedang sisanya dibagi sama.
Perhitungan gaji:
Ana = Rp.82.500 x 12 = Rp.990.000
Ani = Rp.75.000 x 12 = Rp.900.000
Ina = Rp.67.500 x 12 = Rp.810.000
Pembagian laba:
Ana Ani Ina Jumlah
Gaji pemilik 990.000 900.000 810.000 2.700.000
Sisa Laba 600.000 600.000 600.000 1.800.000
Jumlah 1.590.000 1.500.000 1.410.000 4.500.000
Maka jurnalnya:
Laba & Rugi Rp.4.500.000
Prive Lina Rp.1.590.000
Prive Lilis Rp.1.500.000
Prive Lusi Rp.1.410.000
- Apabila pembagian keuntungan disetujui dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:
- Bunga modal ditetapkan 6% dari modal rata-rata.
- Untuk Lina sebagai anggota yang memimpin diberi bonus 60% dari keuntungan sesudah dikurangi bonus, sedangkan Lilis yang membantu secara part time diberikan bonus 1/2 dari bonus Lina.
- Sisanya dibagi dengan perbandingan 2 : 2 : 1
Perhitungan bonus:
Laba bersih Rp.4.500.000
Bonus 60% dari laba sesudah dikurangi bonus.
Jadi: 100% + 60% = Rp.4.500.000
160% = Rp.4.500.000
60% = Rp.2.700.000
Pembagian laba:
Lina Lilis Lusi Jumlah
Bunga modal 675.000 825.000 1.500.000 3.000.000
Bonus 900.000 300.000 – 1.500.000
Sisa Laba - - 160.000 800.000
Jumlah 1.445.000 895.000 660.000 3.000.000
Maka jurnalnya:
Laba & Rugi Rp.3.000.000
Prive Lina Rp.1.445.000
Prive Lilis Rp.895.000
Prive Lusi Rp.660.000

Tidak ada komentar:
Posting Komentar